teruntuk ”IBU”


Segenap kasih yg tak pernah berakhir… mengalir disetiap titik darah di raga ini…
Bagai roda jagat yang tak berhenti berputar…
Tak terhingga hingga masa terhenti nanti. . .

Ibu..,
Maaf, aku sering membuat benang kusut yang harus kau urai berjuta kali. . .

Ibu ..,
Maaf, aku sering menusukkan duri di hatimu hingga nyeri. . .

Ibu ..,
Maaf. . . .
Maaf. . . .
Maaf. . . .

SujudKu di telapak kakimu…
Mohon maaf aku yg belum mampu merangkai senyumMu…
Hanya tekat yang kini aku paku…
Suatu hari aku akan membanggakanMu. . . .