TTM ( teman tapi muslihat )

hai teman…
Masih adakah dariMu yang nyata?
Atau hanya senyum fatamorgana yang kau beri?
Sedang di balik telingaku kau mencibir kesana kemari. . .

Hei teman…
Kenapa tak kau ludahi saja mukaku ini?
Kenapa tak kau tuturkan saja bila kau benci?
Biar semua jelas,
biar semua tuntas. . .

Hai teman…
Asal kau tau saja,
TopengMu tak bisa tutupi bangkaiMu,
Walau sejuta alibi kau beri,
Tetap saja ku tau dari bisik angin yang berhembus. . .

Hai teman…
Kau selalu bilang kalau kau teman,
Tapi polah tingkahmu mengisaratkan lawan. . .

Hei teman…
Dasar kau teman tapi muslihat.
Pergi saja kau!
Enyah saja kau!
Musnah saja kau!